FTTOke– Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melaksanakan kegiatan workshop dengan tema “Refleksi dan Reorientasi PPG sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Guru Menuju Pembelajaran Inovatif di Era Digital” pada hari Selasa, 05 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga 15.00 WIB dan bertempat di Gedung Auditorium UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Workshop ini diikuti oleh alumni/lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Batch 4 Tahun 2025 LPTK UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu yang berasal dari berbagai bidang studi dan satuan pendidikan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen Program Studi PPG dalam melakukan penguatan kompetensi dan pendampingan berkelanjutan kepada para lulusan agar mampu menghadapi tantangan pendidikan di era digital yang terus berkembang.
Kegiatan workshop diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan acara oleh panitia. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG), yaitu Hengki Satrisno, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh alumni PPG yang telah hadir dan tetap menjaga semangat pengembangan profesionalisme sebagai guru. Beliau menegaskan bahwa kegiatan workshop ini menjadi ruang refleksi bagi para lulusan PPG untuk mengevaluasi praktik pembelajaran yang telah diterapkan di sekolah sekaligus melakukan reorientasi terhadap strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Selain itu, beliau juga berharap alumni PPG dapat menjadi guru penggerak yang mampu menciptakan pembelajaran kreatif, efektif, dan berpusat pada peserta didik.

Setelah sambutan dari Koordinator Prodi PPG, kegiatan dilanjutkan dengan arahan sekaligus pembukaan resmi oleh Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu, yaitu Dr. Hj. Khairiah, M.Pd. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa guru pada era digital dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, baik kompetensi pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian. Menurut beliau, perkembangan teknologi dan perubahan karakteristik peserta didik menuntut guru untuk mampu beradaptasi dengan berbagai model dan media pembelajaran yang inovatif. Beliau juga menekankan pentingnya refleksi berkelanjutan sebagai bagian dari pengembangan profesi guru agar para alumni PPG dapat terus memperbaiki kualitas pembelajaran serta mampu menjawab tantangan pendidikan masa kini dan masa depan. Di akhir arahannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat belajar, berkolaborasi, dan berinovasi demi terwujudnya pendidikan yang berkualitas.
Pada sesi inti workshop, materi disampaikan oleh Dr. Azwar Rahmat, M.TPd dari Prodi PGMI STIESNU Bengkulu. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan pentingnya refleksi dan reorientasi dalam pengembangan kompetensi guru profesional di era digital. Beliau menyampaikan bahwa guru saat ini tidak cukup hanya menguasai materi pembelajaran, tetapi juga harus mampu memanfaatkan teknologi secara optimal untuk menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi peserta didik.
Selain itu, narasumber juga menekankan pentingnya penerapan pembelajaran inovatif yang berpusat pada siswa (student centered learning), penggunaan media pembelajaran digital, penguatan literasi digital, serta pengembangan kreativitas guru dalam mendesain pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik abad ke-21. Dalam sesi tersebut, peserta juga diajak melakukan refleksi terhadap pengalaman mengajar yang telah mereka lakukan setelah menyelesaikan program PPG.
Kegiatan workshop berlangsung secara interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif mengikuti diskusi, menyampaikan pengalaman mengajar di sekolah masing-masing, serta berbagi tantangan yang dihadapi dalam penerapan pembelajaran berbasis digital. Berbagai persoalan yang muncul, seperti keterbatasan sarana teknologi, rendahnya literasi digital siswa, hingga strategi menjaga motivasi belajar peserta didik menjadi bahan diskusi yang konstruktif selama kegiatan berlangsung.
Melalui workshop ini, para alumni PPG diharapkan mampu meningkatkan kualitas kompetensinya sebagai guru profesional yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta mampu menghadirkan inovasi pembelajaran yang efektif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Kegiatan ini juga menjadi wadah penguatan silaturahmi dan kolaborasi antar alumni PPG dengan lembaga penyelenggara dalam rangka mendukung peningkatan mutu pendidikan.
Secara keseluruhan, kegiatan workshop “Refleksi dan Reorientasi PPG sebagai Upaya Penguatan Kompetensi Guru Menuju Pembelajaran Inovatif di Era Digital” berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan manfaat yang positif bagi seluruh peserta. Workshop ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Program Studi Pendidikan Profesi Guru Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam mendukung peningkatan profesionalisme guru dan penguatan kualitas pendidikan di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan transformasi digital di dunia pendidikan.

Leave a Reply
Your email is safe with us.