FTTOke- Fakultas Tarbiyah dan Tadris Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu kembali melakukan langkah strategis dalam pengembangan kelembagaan dan perluasan akses pendidikan tinggi melalui proses submit Program Studi Diploma Tiga (D3) Farmasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 29 September 2026, bertempat di Ruang Rapat Fakultas Tarbiyah dan Tadris.
Kegiatan submit Program Studi baru D3 Farmasi menjadi bagian dari komitmen UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam mengembangkan program pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, serta tuntutan dunia kerja. Pengusulan program studi baru ini juga merupakan bagian dari upaya memperluas bidang keilmuan dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam penyediaan sumber daya manusia yang kompeten dan profesional.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kepala Pusat Kurikulum, Pembelajaran dan Pengembangan Program Studi, Dr. Iwan Ramadhan Sitorus, M.H.I, serta jajaran unsur pimpinan Fakultas Tarbiyah dan Tadris, Dekan Dr. Hj. Khairiah, M.Pd, didampingi Wakil Dekan II Dr. Sa’adah Mardliyati, MA, Wakil Dekan III Dr. Adi Saputra, M.Pd, Kepala Bagian Tata Usaha Helvi Mardiatun, S.Pd, serta Tim Pembentukan Program Studi Baru D3 Farmasi.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris, Dr. Hj. Khairiah, M.Pd., menyampaikan bahwa proses submit Program Studi D3 Farmasi merupakan salah satu tahapan penting dalam rangkaian panjang pembentukan program studi baru. Menurutnya, proses submit bukan merupakan tahap akhir, melainkan awal dari rangkaian pekerjaan lanjutan yang membutuhkan komitmen, koordinasi, dan kerja sama seluruh tim.
“Setelah submit Program Studi baru D3 Farmasi, pekerjaan kita belum selesai. Masih diperlukan kerja tim dan koordinasi secara berkelanjutan sampai dengan program studi ini disahkan secara resmi melalui diterbitkannya Surat Keputusan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dekan menekankan pentingnya memastikan seluruh tahapan pengembangan program studi dapat dilaksanakan secara sistematis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap unsur yang terlibat diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal sehingga proses pengusulan D3 Farmasi dapat berjalan efektif hingga memperoleh legalitas resmi.
Dekan juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam proses pengembangan program studi baru. Menurutnya, kolaborasi antara pimpinan fakultas, tim penyusun, serta unit terkait menjadi faktor penting dalam memastikan kesiapan akademik, administratif, kelembagaan, dan berbagai aspek pendukung lainnya.

Sementara itu, Dr. Iwan Ramadhan Sitorus, M.H.I., selaku Kepala Pusat Kurikulum, Pembelajaran dan Pengembangan Program Studi, memberikan arahan terkait tahapan dan kesiapan pengembangan program studi baru. Proses submit perlu dipandang sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu dan pengembangan kelembagaan yang harus dipersiapkan secara komprehensif, baik dari aspek kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, tata kelola, maupun dokumen pendukung lainnya.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dan konsistensi tim dalam menindaklanjuti setiap tahapan setelah proses submit. Dengan kesiapan dokumen dan pemenuhan berbagai persyaratan yang ditetapkan, proses pengusulan diharapkan dapat berjalan secara terarah hingga tahapan penetapan program studi.

Pelaksanaan submit Program Studi D3 Farmasi ini sekaligus menunjukkan komitmen Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam mendukung pengembangan kelembagaan dan diversifikasi bidang keilmuan di lingkungan universitas. Kehadiran program studi baru diharapkan dapat menjadi bagian dari penguatan peran UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam menjawab kebutuhan pendidikan tinggi yang terus berkembang di masyarakat.
Melalui sinergi dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, proses pengembangan Program Studi D3 Farmasi diharapkan dapat ditindaklanjuti secara berkelanjutan hingga memperoleh pengesahan resmi. Dengan demikian, program studi tersebut nantinya dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pendidikan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta perluasan akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi di bidang farmasi.

Leave a Reply
Your email is safe with us.