FTTOke – Rangkaian persiapan pelaksanaan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 di Fakultas Tarbiyah dan Tadris (FTT) UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu terus dimatangkan melalui Rapat Akademik yang dihadiri oleh Dekan, Wakil Dekan 1,2 dan 3, Kepala Bagian Tata Usaha, para Koordinator Program Studi, serta seluruh dosen Aparatur Sipil Negara (ASN). Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, serta memastikan seluruh aspek akademik dan layanan pendidikan telah siap sebelum dimulainya proses perkuliahan. Kegiatan Rapat Akademik dilaksanakan di Aula Lantai 3 pada hari selasa tanggal 4 Agustus 2026.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Tadris Dr. Hj. Khairiah, M.Pd menegaskan bahwa rapat akademik merupakan agenda penting dalam membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan. Beliau menyampaikan bahwa sebelum rapat bersama seluruh dosen dilaksanakan, pimpinan fakultas telah lebih dahulu melakukan pembahasan awal bersama para Wakil Dekan, Kepala Bagian Tata Usaha, dan para Koordinator Program Studi untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan kesiapan menjelang dimulainya semester baru.

Dekan menjelaskan bahwa fokus utama persiapan meliputi penyusunan jadwal perkuliahan, pembagian tugas dosen dalam mengajar, membimbing, maupun menguji mahasiswa sehingga seluruh proses akademik dapat berjalan secara efektif sejak hari pertama perkuliahan. Menurutnya, rapat akademik ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, penilaian kinerja, serta penguatan koordinasi antar dosen agar seluruh sivitas akademika memiliki komitmen yang sama dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Lebih lanjut, Dekan mengajak seluruh dosen untuk mampu mengelola waktu dengan baik serta terus meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas tridarma perguruan tinggi. Beliau mengingatkan bahwa pemberian nilai kepada mahasiswa harus dilakukan secara objektif dan disesuaikan dengan capaian akademik masing-masing mahasiswa sebagai bentuk implementasi prinsip keadilan dalam proses pembelajaran.
Selain itu, Dekan juga menyampaikan bahwa pimpinan fakultas akan terus melakukan evaluasi dan penilaian terhadap pelaksanaan tugas dosen, termasuk pembahasan mengenai Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), sehingga diharapkan seluruh dosen senantiasa meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan. Di akhir arahannya, beliau mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama mendukung Program Studi Tadris Bahasa Inggris yang dalam waktu dekat akan melaksanakan Asesmen Lapangan sebagai bagian dari proses menuju perolehan Akreditasi Unggul. Beliau menegaskan bahwa tujuan utama seluruh upaya peningkatan mutu tersebut adalah menghasilkan lulusan yang profesional, berkualitas, dan mampu bersaing serta cepat terserap di dunia kerja.

Sementara itu, Wakil Dekan I Bidang Akademik Dr. Pasmah Chandra, M.Pd menyampaikan berbagai kebijakan teknis yang berkaitan dengan pelaksanaan akademik semester ganjil. Beliau menekankan pentingnya penyusunan dan penyempurnaan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang selaras dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) sebagai landasan dalam pelaksanaan proses pembelajaran yang terukur dan berorientasi pada mutu.
Wakil Dekan I juga menginformasikan bahwa perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 akan dimulai pada tanggal 18 Agustus 2026, sedangkan mahasiswa baru semester pertama terlebih dahulu akan mengikuti rangkaian kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) sebelum memasuki proses perkuliahan.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan pula mengenai implementasi kode etik dosen seiring telah diterbitkannya Surat Keputusan Dekan tentang Tim Penanganan Kode Etik Dosen dan Tenaga Kependidikan Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Kebijakan tersebut diharapkan semakin memperkuat budaya akademik yang menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, serta etika dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Dari aspek administrasi dan sarana prasarana, Wakil Dekan II Dr. Sa’adah Mardliyati, M.A menjelaskan bahwa fakultas telah melakukan pengecekan kesiapan seluruh fasilitas pendukung perkuliahan, meliputi sembilan gedung perkuliahan mulai dari Gedung C1 hingga C7 serta Gedung Bersama Saintek beserta ruang dosen. Beberapa kebutuhan perbaikan telah diinventarisasi dan dilaporkan untuk segera ditindaklanjuti, sementara dosen juga diharapkan terus menyampaikan apabila masih ditemukan kekurangan sarana dan prasarana agar dapat segera dikomunikasikan dan diselesaikan.
Beliau juga menguraikan mekanisme penanganan pelanggaran kode etik mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Fakultas akan membuka layanan pengaduan (hotline) yang dilengkapi dengan ketentuan adanya saksi dan bukti pendukung. Setiap laporan akan melalui tahapan klarifikasi, penyusunan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), kemudian dibahas dalam sidang Majelis Kode Etik sesuai ketentuan yang berlaku. Khusus untuk dugaan tindak kekerasan seksual, laporan akan langsung diteruskan kepada Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu sesuai mekanisme yang berlaku. Wakil Dekan II juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan ruang program studi secara optimal serta pembinaan kepegawaian sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan fakultas.

Selanjutnya, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Dr. Adi Saputra, M.Pd menyoroti pentingnya penguatan pembinaan mahasiswa melalui kolaborasi seluruh dosen. Beliau mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus memberikan motivasi, pendampingan, dan dukungan kepada mahasiswa agar tercipta harmonisasi dalam kehidupan akademik maupun organisasi kemahasiswaan.
Disampaikan pula bahwa Fakultas Tarbiyah dan Tadris saat ini memiliki sebanyak 3.607 mahasiswa dengan berbagai aktivitas kemahasiswaan yang terus berkembang. Mahasiswa FTT baru saja menyelesaikan partisipasi pada kegiatan tingkat nasional melalui program SIMBA dan telah menorehkan berbagai prestasi membanggakan di berbagai bidang. Kondisi tersebut didukung oleh organisasi kemahasiswaan yang aktif, meliputi DEMA Fakultas, SEMA Fakultas, sembilan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), sembilan sanggar, serta berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Unit Kegiatan Khusus (UKK).
Beliau juga menegaskan bahwa sosialisasi kode etik mahasiswa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa yang berintegritas, disiplin, dan bertanggung jawab. Harmonisasi hubungan antara mahasiswa dengan pimpinan fakultas, pimpinan universitas, maupun organisasi kemahasiswaan menjadi modal penting dalam menciptakan iklim akademik yang kondusif.
Melalui rapat akademik ini, Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan proses pendidikan yang berkualitas melalui sinergi seluruh unsur pimpinan, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan. Dengan koordinasi yang kuat serta kesiapan akademik dan layanan yang optimal, diharapkan pelaksanaan Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027 dapat berlangsung secara efektif serta semakin memperkuat budaya mutu di lingkungan Fakultas Tarbiyah dan Tadris.

Leave a Reply
Your email is safe with us.