FTTOke- Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah dan Tadris menyelenggarakan Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen program studi dalam melakukan penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang selaras dengan kebijakan pendidikan tinggi serta tuntutan kompetensi abad ke-21.
Workshop dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 25 Juni 2026 bertempat di Ruang Aula Lantai 3 dihadiri oleh pimpinan fakultas, dosen Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, mahasiswa, serta menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang pengembangan kurikulum, yaitu Dr. Noermanzah, S.Pd., M.Pd. Kegiatan ini menjadi forum akademik untuk mengevaluasi sekaligus menyempurnakan kurikulum agar semakin relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan (stakeholders) dan perkembangan dunia pendidikan.

Dalam sambutannya, Koordinator Program Studi Tadris Bahasa Indonesia, Dina Putri Juni Astuti, M.Pd., menyampaikan bahwa dinamika dunia pendidikan yang terus berkembang menuntut setiap program studi untuk mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dan berdaya saing pada tingkat nasional maupun global. Beliau menegaskan bahwa penyelenggaraan Workshop Kurikulum OBE merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat kualitas kurikulum melalui pendekatan yang berorientasi pada luaran pembelajaran (outcomes). Melalui kegiatan ini, Program Studi Tadris Bahasa Indonesia membuka ruang diskusi yang konstruktif guna memperoleh berbagai masukan, gagasan, dan rekomendasi dari narasumber maupun seluruh peserta sebagai bahan penyempurnaan kurikulum. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan dapat mengikuti setiap sesi workshop secara aktif sehingga hasil yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam pengembangan kurikulum yang lebih berkualitas, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Sementara itu, Wakil Dekan 3 Fakultas Tarbiyah dan Tadris, Dr. Adi Saputra, M.Pd., dalam arahannya menegaskan bahwa perubahan paradigma pendidikan tinggi menuntut setiap program studi untuk terus berinovasi dalam menyusun dan mengembangkan kurikulum. Menurutnya, implementasi Outcome-Based Education menjadi salah satu pendekatan yang mampu memastikan bahwa setiap proses pembelajaran berorientasi pada pencapaian kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan pengguna lulusan.
Beliau menyampaikan bahwa program studi memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi unggul, profesional, adaptif, dan mampu bersaing di dunia kerja. Oleh karena itu, kesempatan menghadirkan narasumber yang berpengalaman harus dimanfaatkan secara optimal untuk menyerap berbagai pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik dalam penyusunan kurikulum berbasis OBE.
Lebih lanjut, Dekan berharap agar hasil workshop tidak hanya berhenti pada tataran konseptual, tetapi mampu diimplementasikan melalui penyusunan kurikulum yang inovatif serta memiliki karakteristik atau kekhasan (distinctive excellence) sebagai identitas Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Dengan adanya pencirian tersebut, program studi diharapkan mampu meningkatkan daya saing akademik sekaligus menghasilkan lulusan yang memiliki keunggulan kompetitif sesuai dengan visi dan misi Fakultas Tarbiyah dan Tadris.

Pada sesi utama, narasumber Dr. Noermanzah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi mengenai implementasi Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) pada Program Studi Tadris Bahasa Indonesia. Materi yang disampaikan meliputi konsep dasar OBE, penyelarasan profil lulusan dengan capaian pembelajaran lulusan (CPL), penyusunan struktur kurikulum, perancangan mata kuliah berbasis outcomes, hingga strategi implementasi dan evaluasi kurikulum secara berkelanjutan.
Melalui pemaparan yang komprehensif dan interaktif, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya penyusunan kurikulum yang berorientasi pada luaran pembelajaran serta relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja, perkembangan ilmu pengetahuan, dan standar akreditasi pendidikan tinggi. Diskusi yang berlangsung secara aktif diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi strategis sebagai dasar penyempurnaan kurikulum Program Studi Tadris Bahasa Indonesia agar semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada peningkatan mutu lulusan.
Workshop ini menjadi wujud nyata komitmen Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Tarbiyah dan Tadris dalam membangun sistem pendidikan yang berkualitas melalui pengembangan kurikulum yang berorientasi pada mutu, relevansi, serta peningkatan daya saing lulusan, sehingga mampu menghasilkan pendidik Bahasa Indonesia yang profesional, kompeten, dan siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

Leave a Reply
Your email is safe with us.